Berkreasi Dalam Kebersamaan

Sebuah komunitas anak marginal, Save Street Child Surabaya (SSCS) sedang merayakan ulang tahunnya yang ketiga di tahun 2013 ini. Sebagai rasa syukur, mereka mengundang beberapa komunitas yang sama di Jawa Timur ini untuk saling berbagi dalam sebuah panggung sederhana di GOR Hayam Wuruk, Surabaya, termasuk Sanggar Merah Merdeka.

SSCS2

 

Minggu, 5 Juni 2013 menjadi pagi yang sibuk buat anak-anak di sanggar. Mereka berdandan dan menyiapkan diri secantik mungkin untuk berpartisipasi dalam acara tersebut. Kak Angel pun tampak sibuk dikelilingi anak-anak yang pengin segera dipakaikan ‘jarik’. Dibantu dengan beberapa relawan lainnya, akhirnya semuanya siap untuk diberangkatkan.

Sementara di GOR Hayam Wuruk, sudah banyak partisipan dari sanggar lain yang mulai pentas. Ada banyak stand termasuk stand SMM, yang mana menjadi ajang promosi untuk mengenalkan kegiatan dari masing-masing sanggar. Dengan ini, setiap komunitas yang hadir bisa saling belajar dan berbagi. Latar belakang panggung bertuliskan : With Care We Share, merupakan motto dari SSCS, yang mana temanya kali ini adalah: Berbagi Ilmu Cinta dan Harapan. Kalimat yang sederhana, namun memiliki makna yang cukup dalam.

SSCS1

Dan ajang anniversary ini, bukan hanya menjadi ajang kebersamaan, namun diharapkan anak-anak pun bisa menunjukkan kreasi dan saling berbagi. Dan tibalah giliran anak-anak Sanggar Merah Merdeka untuk berbagi dan menampilkan kreasinya. Konsep yang dibawakan adalah tarian berupa dolanan bocah diiringi dengan klotekan dan nyanyian dari anak-anak. Dolanannya seperti cublak-cublak suweng, main tali dan berbagai jenis mainan tradisional anak-anak lainnya. Dengan tarian tersebut diharapkan mainan tradisional tetap lestari dan membiarkan anak-anak menjadi tetap anak-anak, bukan dipaksakan menjadi dewasa sebelum saatnya.

oleh Fifin Maidarina