Bermain Dengan Anak-anak

Tema tugas dari filsafat manusia kelompok kami adalah manusia dan kebenaran, tugas kami mengambil anak kampung dan mencari kebenaran di dalam kegiatan anak kampung tersebut dan tempatnya di sanggar merah merdeka. Pada tanggal 6 kami memulai kegiatannya, kami memulai dengan cara memperkenalkan satu sama lain ke anak anak kampung dan mendekatkan diri kepada mereka agar belajar mengajar kami menjadi lancar, pada hari ke 2 yaitu tanggal 7 kami memulai lagi dengan belajar mengajar dan anak anak lebih antusias lagi, di dalam belajar mengajar anak kampung tersebut di bagi menjadi 2 pos yaitu pos 4 dan pos 7. Dan pada tanggal 11 kami pertemuan ke 3 dengan anak anak kampung dan kami memulainya bukan dengan cara belajar lagi tapi kami memulai main game, gamenya bernama arisan dan kami membacakan game anak anaknya menjawab pertanyaan pertanyaan kami dan mereka sangat bahagia dan begitu sangat seru, tidak lupa kami juga menyelip nyelipkan lagu untuk bernyanyi di situ, dan pada hari ke 4 hari terakhir kami di sanggar merah merdeka kami bertemu dan bermain sebentar lalu kami perpisahan dengan anak anak di kampung tersebut.

 

Pada pengalaman ini saya merasa sangat memiliki pengalaman yang berharga bisa berbagi ilmu dengan mereka dan saya sangat merasa senang di tempat tersebut, saya disitu menjadi termotivasi dengan anak anak di sanggar merah merdeka. Saya termotivasi lebih semangat belajar dan lebih banyak bersyukur karena saya melihat anak sanggar merah merdeka dengan keadaan seperti itu mereka tetap semangat dan mampu tanpa mengeluh keadan yang ada di mereka. Saya juga termotivasi dan kagum melihat relawan-relawan untuk mengajari anak kampung, mereka sangat ikhlas membagi ilmu mereka ke anak anak kampung dan tanpa upah gaji yang mereka dapat, saya begitu kagum melihat mereka.

 

Ratri Widyaningrum (Mahasiswi Universitas Widya Mandala Surabaya)

Leave a Reply