Hari Anak Nasional 2012

Ada yang berbeda yang dilakukan Sanggar Merah Merdeka (SMM) tahun ini dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN). Jika tahun lalu SMM mengadakan pentas seni, tahun ini SMM mengadakan pembagian takjil gratis di daerah tempat tinggal anak-anak sanggar. Konsep tersebut dipilih dikarenakan peringatan HAN 2012 bertepatan dengan bulan puasa bagi umat Muslim. Secara resmi HAN diperingati pada 23 Juli 2012, namun SMM memilih untuk memperingati pada 29 Juli 2012 karena bertepatan dengan hari Minggu. Karena anak-anak sanggar tinggal tersebar di beberapa daerah sekitar sanggar dan tidak memungkinkan bagi sanggar untuk menjangkau semuanya, maka dipilih 3 lokasi utama sebagai titik pembagian takjil yaitu daerah Buntar, Bendul Merisi Jaya, dan Bendul Merisi Gang Makam.

Anak-anak sanggar siap untuk membagikan takjil

Selain takjil berupa 150 bungkus roti dan 200 bungkus es blewah buatan relawan dan anak-anak sanggar, SMM juga membagikan buletin dan stiker yang mengangkat tema pendidikan dan kasih sayang untuk anak. Hal ini dilakukan karena salah satu tujuan peringatan HAN 2012 yang dilakukan SMM adalah untuk mengkampanyekan hak-hak anak kepada masyarakat sekitar sanggar sehingga diharapkan masyarakat sekitar sanggar semakin menghargai anak mereka. Stiker yang bertema pendidikan bertuliskan “Untuk anak pemilik masa depan, pendidikan tidak bisa ditunda” dan yang bertema kasih sayang bertuliskan “Cintailah anak-anak maka dunia akan semarak dengan kasih”. Kedua macam stiker tersebut merupakan hasil desain anak-anak dan relawan SMM.

Sekitar pukul 17.00 WIB para relawan dan anak-anak yang sudah berkumpul di sanggar berangkat menuju ke 3 titik lokasi pembagian. Sekitar pukul 17.15 acara pembagian pun dimulai. Setiap keluarga mendapatkan 1 bungkus roti, 1 bungkus es blewah, 2 eksemplar buletin SMM, dan 2 lembar stiker. Karena antusiasme warga yang besar maka dalam waktu yang cukup singkat seluruh takjil sudah habis dibagikan, namun karena keterbatasan jumlah takjil maka tidak semua warga mendapatkan bagian.

Setelah acara pembagian selesai maka anak-anak pulang ke rumah masing-masing untuk berbuka puasa bersama keluarga mereka dan para relawan kembali ke sanggar untuk sekedar menikmati takjil yang sudah disisihkan sambil mengobrol ringan. Semoga acara peringatan HAN kali ini meskipun sederhana tetap dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Semoga stiker-stiker yang dibagikan dapat membuat tersebarnya pemahaman akan pentingnya pendidikan bagi anak-anak dan anak-anak dapat lebih dicintai. Keberhasilan kampanye ini dapat dilihat apabila untuk kedepannya cerita tentang masalah anak-anak sanggar dalam keluarga mereka berkurang.

oleh Luciele