Say No To Drugs

Perkenalkan nama saya Gresyanti Perwitasari, biasa dipanggil Grecy. Saya sekolah di SMK Mahardhika Surabaya. Sanggar Merah Merdeka (SMM), bagi saya memang sudah tidak asing lagi. Mulai dari kelas 4 SD sampai sekarang kelas X atau kelas 1 SMK, saya aktif dan selalu mengikuti setiap kegiatan yang diadakan di Sanggar. Selama lebih dari 7 tahun, saya menjadi anak didik di SMM ini, yang berlokasi di Bendul Merisi permai B 23 Surabaya.

Untuk menambah pengetahuan dan pembekalan bagi anak didiknya, sering saya diikutkan pelatihan. Seperti misalnya akhir tahun 2012  lalu, saya mengikuti seminar tentang bahaya NARKOBA di kompleks Angkatan Udara daerah kenjeran. Materi dalam seminar ini diberikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Gresyanti

Gresyanti

Awalnya, pembicara memberikan pengenalan tentang narkoba, kemudian jenis-jenis narkoba sampai dampak buruk dari pemakaian narkoba itu sendiri. Seminar ini diadakan karena akhir-akhir ini semakin maraknya peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan para pelajar. Padahal masa depan bangsa yang besar ini bergantung sepenuhnya pada pemuda-pemudi. Kalau pemuda-pemudinya sudah mengkonsumsi narkoba, bagaimana kelanjutan Negara ini? Oleh karena itu, upaya pembebasan kaum muda dari bahaya narkoba harus secepatnya dicegah. Menurut BNN, peredaran dan pemakai narkoba sudah menyentuh lingkaran yang semakin dekat dengan kita semua. Teman dan saudara kita mulai terjerat oleh narkoba yang sering kali dapat mematikan. Sebagai makhluk  Tuhan yang kian dewasa, seharusnya kita selalu berfikir jernih untuk menghadapi globalisasi teknologi dan globalisasi yang berdampak langsung pada keluarga dan remaja penerus bangsa khususnya. Kita harus memerangi kesia-siaan yang di akibatkan oleh NARKOBA!

Untuk dapat memerangi Narkoba, terlebih dahulu kita harus tahu apa itu Narkoba. Apa saja jenisnya. Apa pengaruhnya bila kita mengkonsumsinya.

Narkoba adalah singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan Zat adiktif lainnya. Jenis-jenis dan dampak penyalahgunaan narkoba, antara lain: ganja diketahui sebagai: marijuana, cimeng, gelek, hasis. Dampak: motivasi rendah dan susah dikendalikan, depresi dan paranoid, sulit konsentrasi. Ecstacy diketahui sebagai: inex, enak, cui lin, flash, dolar, flipper, hammer. Dampak: kehilangan ingatan dalam jangka waktu yang lama, tak mampu untuk berfikir dan menyelaraskan fungsi tubuh. Kokain diketahui sebagai: crack, daun koka, pasta koka. Dampak: perilaku agresif, gemetar berlebihan, pandangan kabur, halusinasi. Heroin/putaw diketahui sebagai: white, smack, junk, serbuk putih, medicine, ubat. Dampak: detak jantung lemah dan sesak napas, sulit buang air besar, jika overdosis bisa menyebabkan kematian Karena pusat pernapasan di otak tertekan dan lumpuh. Ketamin diketahui sebagai: vit K, kitkat K, spesiai K. Dampak: Sulit menggerakan anggota tubuh, gangguan persepsi, pendengaran, pengelihatan, penciuman, sentuhan dan rasa. Jika overdosis bisa menyebabkan kesuliatan bernapas dan kematian. Lysergide diketahui sebagai: acid, trips, blotters, tabs, stamp, black sesame, seed, micro, micro dot. Dampak: mati rasa, memacu detak jantung, napas dan temperatur tubuh. Shabu diketahui sebagai: ice, ubas, methamphetamine. Dampak: perilaku abnormal, mudah tersinggung, mudah cemas. Jika overdosis dapat menyebabkan kematian karena pecahnya pembuluh darah diotak. Inhalants digunakan dengan cara dihirup atau dihisap contoh: lem aica aibon, solvent. Dampak: kerusakan permanen pada otak, hati dan ginjal, cenderung mimimsan. Hirupan mendadak dapat menyebabkan serangan jantung, pecahnya pembuluh darah di otak, hingga kematian. Erimin contoh: nimetazepam. Dampak: berhalusinasi. Jika overdosis bisa menyebabkan kesulitan pernapasan dan kematian.

Gejala-gejala penyalahgunaan NARKOBA, antara lain: hadirnya peralatan sebagai bukti atau tanda, contohnya: hadirnya peralatan obat-obatan, seperti pipa rokok yang biasa dipakai untuk menghirup kokain/heroin, kertas lintingan untuk ganja atau botol obat kecil, pemantik gas, korek api, plester, kertas timah, sendok kecil. Tanda-tanda di sekolah, contohnya: sering bolos sekolah, sikap negatif terhadap sekolah. Kehidupan sosial/teman, contohnya: anak tiba-tiba bosan dengan kegiatan-kegiatan atau hobinya yang dulu sering ia lakukan dengan senang hati. Perubahan emosi/perubahan hati, contohnya: sering tertawa terkekeh-kekeh tanpa alasan yang jelas atau tiba-tiba mulai cerewet atau malah menjadi pendiam. Masalah perilaku, contohnya: mudah tersinggung, suka marah, pemalas. Keadaan tubuh, contohnya: Hidung berair walaupun tidak sakit flu.

Setelah mengerti sedikit tentang NARKOBA, timbullah satu pertanyaan mengapa penyalahgunaan narkoba perlu dijauhi? Karena, NARKOBA dapat merugikan si pemakai dan orang lain. Contohnya: Terhadap pribadi dan individu: menimbulkan sikap bodoh sekalipun terhadap dirinya seperti tidak lagi memperhatikan pakaian, tempat dimana ia tidur dan sebagainya. Terhadap keluarga: tidak segan mencuri uang atau bahkan menjual barang-barang dirumah yang bisa diuangkan. Terhadap masyarakat: mengambil milik orang lain demi memperoleh uang untuk membeli atau mendapatkan NARKOBA. Terhadap bangsa dan negara: hilangnya rasa patriotisme atau rasa cinta bangsa pada gilirannya mudah untuk dipengaruhi oleh kepentingan-kepentingan yang menjadi ancaman terhadap ketahanan nasional dan stabilitas nasional.

Nah, teman-teman apakah kita mau merusak tubuh kita? Apakah kita mau merusak masa depan kita? Semua terserah pada diri pribadi kita masing-masing, banyak hal positif yang bisa kita lakukan supaya terhindar dari jeratan NARKOBA. Sebagai pelajar, kita bisa aktif dalam kegiatan ekstrakulikuler di sekolah, mengaji, dan masih banyak hal positif yang lebih berguna bagi kita dan sesama. Salah satu hal kecil yang saya lakukan adalah dengan bergabung dengan Sanggar Merah Merdeka. Ikut mendampingi anak-anak pinggiran dalam hal belajar maupun menampung bakat minat mereka. Meluangkan waktu sedikit menemani mereka bercerita tentang keluarga, menemani mereka bermain adalah hal positif yang bisa kita lakukan menghindarkan kita pada dunia Narkoba. Mari kita perangi Narkoba, demi hidup sehat, keluarga bahagia, dan masa depan cerah. Satu kalimat “SAY NO DRUGS!”

oleh Gresyanti