Ungkapan Hati Seorang Ibu

Sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada Sanggar Merah Merdeka. Nama saya Hindun Wahyuni, Ibu dari Rinjani kelas 2 SD. Beberapa waktu yang lalu saya ditemui Mas Heru, saya disuruh untuk menulis pengalaman sebagai ibu yang anaknya ikut berproses di sanggar. Baik itu kemajuan, perkembangan ataupun kritik dan saran.

Memang, sebagai ibu, saya merasa senang sekali Rinjani dapat berproses di Sanggar. Banyak sekali kemajuan yang dialami Rinjani. Dalam hal rasa percaya diri, Rinjani menjadi lebih percaya diri dan tidak pemalu lagi. Namun masih muncul sikap cueknya, terkadang kalau disapa temannya suka tidak menanggapi. Kalau di rumah atau di sekolah, Rinjani lebih berani ngomong dan bertanya kalau dia tidak mengerti sesuatu hal.

Tidak itu saja, sekarang Rinjani menanggapi omongan atau sesuatu yang dia lihat menjadi lebih kritis. Dan kadang kala suka membantah atau protes. Saya tidak tahu apakah itu adalah salah satu bentuk kritis dari Rinjani atau apa. Dalam hal ini mungkin bukan saya saja yang tidak mengerti, mungkin para orang tua lain juga menghadapi permasalahan yang sama. Harapan saya, dengan bantuan para pendamping di sanggar dapat membantu para orang tua menghadapi situasi seperti yang saya alami. Bagaimana harus mengarahkan atau solusi apa yang harus kami lakukan.

Kemajuan lain yang Rinjani dapat adalah kemajuan pelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Saya melihat rinjani suka membuat puisi dan mengarang. Tetapi Rinjani masih malu untuk menunjukkan karyanya. Pelajaran lain seperti Matematika, Rinjani juga tidak mengalami kesulitan. Sekarang Rinjani sedang senang belajar komputer. Untuk pelajaran teori komputer, Rinjani sangat memahami dan nilainya sangat bagus. Harapan saya nantinya Rinjani bisa diajari prakteknya di sanggar, mungkin bukan Rinjani saja, tetapi ada jadwal khusus untuk praktek komputer di sanggar.

Sekali lagi terimakasih, mudah-mudahan di lain waktu ada tulisan ibu-ibu lain menceritakan pengalamannya.

oleh Ibu Hindun Wahyuni